Profile

    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) merupakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang memiliki peran sentral dan strategis dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya. Hal ini dikarenakan FKIP Unsyiah merupakan lembaga pendidikan penghasil calon guru atau calon tenaga kependidikan yang kelak bertugas mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Konsekuensi dari demikian sentral dan strategisnya peran FKIP Unsyiah dalam membangun sumberdaya manusia Indonesia, telah menempatkan lembaga ini sebagai pemikul tanggung jawab dan berkewajiban mendidik calon guru yang berkualitas dan memenuhi standar tertentu. Sebagai LPTK, FKIP Unsyiah berkewajiban mendidik dan melahirkan tenaga pendidik yang professional, yang akan mengemban tugas sebagai guru di berbagai sekolah/madrasah.

       Tenaga kependidikan merupakan profesi yang amat mulia. Untuk melaksanakan tugas keprofesian, tenaga kependidikan atau guru harus memiliki kemampuan profesional. Kemampuan profesional memiliki peran yang amat esensial untuk mendorong terciptanya profesionalime kinerja (performance) minimal sebagaimana disyaratkan bagi setiap tenaga kependidikan. Kemampuan profesional minimal yang dibutuhkan tenaga kependidikan mencakup persyaratan pribadi dan akademik. Persyaratan pribadi mengacu pada keadaan fisik dan psikis yang sehat, dedikasi, komitmen, kepribadian yang tangguh, dan loyal terhadap tugas yang diembannya. Sedangkan persyaratan akademik meliputi penguasaan ilmu pengetahuan yang luas, dan memiliki keterampilan sehingga dapat mengimbaskan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain atau peserta didik.

      Secara konsepsional dan sistemik, FKIP Unsyiah berupaya menyelenggarakan pendidikan calon guru yang mengacu kepada empat kompetensi seperti disebutkan di atas. Dalam rangka mencapai maksud tersebut ditempuh beberapa kebijakan yaitu: (1) peningkatan kemampuan metodologi pembelajaran, (2) perluasan dan pendalaman pengetahuan teoretis, dan (3) peningkatan kemampuan profesional tenaga kependidikan, sehingga dapat melahirkan guru yang berwawasan luas dan dinamis.

       FKIP Unsyiah didirikan pada tahun 1961 dengan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 9/1961, tanggal 20 Juni 1961. Pembukaannya bertepatan dengan hari jadi Universitas Syiah Kuala tanggal 2 September 1961. Saat pembukaan, FKIP Unsyiah terdiri atas empat jurusan, yaitu Jurusan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan, Jurusan Ekonomi, Jurusan Ilmu Hayat dan Jurusan Ilmu Pasti.

       Dalam perkembangan selanjutnya, pada tanggal 1 September 1964, sebagai realisai dari Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1964 tanggal 3 Januari 1964, FKIP Unsyiah berubah menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (IKIP) sebagai sebuah lembaga pendidikan guru yang berdiri sendiri lepas dari Unversitas Syiah Kuala. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 55/1964, IKIP Bandung Cabang Banda Aceh tersebut memiliki empat fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan Ilmu Sosial, Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta dan Fakultas Keguruan Sastra dan Seni.

       Melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Perguruan Tinggi Nomor 161/1967, pada tanggal 4 September 1967 IKIP Bandung Cabang Banda Aceh kembali menjadi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Keguruan (FKg). Fakultas Ilmu Pendidikan pada awalnya terdiri atas empat jurusan, yaitu Jurusan Pendidikan Umum, Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan, Jurusan Administrasi dan Jurusan Pendidikan Sosial (kemudian berubah menjadi Pendidikan Luar Sekolah atau PLS). Kemudian pada Tahun 1976 dibuka satu jurusan lagi yaitu Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Sedangkan Fakulas Keguruan terdiri atas sembilan jurusan yaitu, Jurusan Ekonomi Umum, Jurusan Ekonomi Perusahaan, Jurusan Pendidikan Moral Pancasila, Jurusan Sejarah, Jurusan Bahasa Indonesia, Jurusan Bahasa Inggris, Jurusan Biologi, Jurusan Matematika,dan Jurusan Fisika.

       Dalam perkembangan selanjutnya, pada tahun 1984 Fakultas Keguruan dan Fakultas Ilmu Pendidikan disatukan menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Penyatuan dua fakultas tersebut dilakukan untuk memenuhi maksud Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0217/0.1982. Atas dasar kedua surat tersebut, Rektor Universitas Syiah Kuala dengan Surat Keputusan Nomor 84 Tahun 1983 membentuk sebuah panitia AdHoc, dan secara resmi pada tahun akademik 1984/1985 FKIP Universitas Syiah Kuala terbentuk